TEMANGGUNG-DPRD Kabupaten Temanggung siap bergandeng tangan dengan pemerintah daerah dalam hal pembangunan daerah untuk kesejahteraan warga Temanggung. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Temanggung Yunianto, Senin (3/3).
Yunianto mengatakan, pihaknya segera membahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Temanggung. Nantinya, akan menginput visi misi Bupati dan Wakil Bupati Temanggung Agus Setyawan-Nadia Muna ke dalam RPJMD.
"RPJMD akan dibahas bulan ini. Dan kami akan menginput visi misi bupati terpilih," katanya.
Yunianto melanjutkan, dalam RPJMD nanti juga berpedoman pada Inpres Nomor 1 Tahun 2025 terkait efisiensi anggaran. Hal itu harus menjadi perhatian eksekutif dalam melaksanakan program visi misinya.
"Kenapa menjadi perhatian, karena belanja daerah di tahun-tahun sebelumnya hanya diangka Rp 2,1 triliun. Ketika dana perimbangan berkurang, termasuk DAK fisik dan non fisik, maka kita harus bijak dan cerdas menyikapi hal ini. Makanya harus serta efisiensi dengan belanja daerah," lanjutnya.
Dikatakan, pendapatan daerah di Kabupten Temanggung selama kurva waktu 5 tahun terakhir tidak signifikan. Sehingga, RPJMD tahun 2025-2030 dalam kepemimpinan bupati Agus Setyawan, harus berpedoman pada Inpres nomor 1 Tahun 2025 terkait efisiensi anggaran.
"Efisiensi anggaran juga menjadi dasaran khusus untuk mengatur postur APBD kita. Mulai dari belanja daerah, pendapatan, dana transfer serta dana-dana yang akan dimasukkan ke Perda APBD 2026," kata politisi PDI Perjuangan ini.
Makanya, DPRD bersama jajaran pemerintah daerah harus menyesuaikan belanja daerah dengan kondisi efisiensi anggaran. Selain itu, DPRD juga akan bergandeng tangan dengan eksekutif dalam hal pembangunan daerah.
"Ketika tidak terjadi keseimbangan maka korbannya ya APBD. Tapi, kami pastikan DPRD dengan Pemda dalam konteks pembangunan daerah tetap bergandeng tangan," tandas Yunianto. (dev/ep)