DPRD Setujui Rancangan Awal Rencana Pembagunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Temanggung Tahun 2025 – 2029
Temanggung – Pimpinan DPRD bersama Bupati menandatangani nota kesepakatan persetujuan atas Ranwal RPJMD Kabupaten Temanggung Tahun 2025-2029 hasil pembahasan Pansus pada rapat paripurna DPRD yang digelar Selasa (25/3/2025).
Elynawati juru bicara pansus menyampaikan bahwa RPJMD Tahun 2025-2029 merupakan langkah awal yang krusial dalam mewujudkan visi jangka panjang daerah, dengan tantangan besar untuk meningkatkan pendapatan per kapita, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang memerlukan perencanaan yang matang dan realistis di tengah kondisi keuangan yang tidak stabil. Menurutnya Keberhasilan dalam mencapai sasaran tersebut akan sangat bergantung pada komitmen dan strategi yang diterapkan oleh pemerintahan periode ini.
“sungguh tantangan yang tidak ringan untuk diwujudkan, dengan kata lain pemerintahan periode 2025-2029 ini menanggung beban yang cukup berat ditengah kondisi keuangan negara yang tidak stabil, yang berimbas pada APBD Kabupaten Temanggung Tahun 2025 yang telah ditetapkan pada akhir tahun 2024 lalu. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang baik, terukur dan realistis agar apa yang kita cita-citakan bersama dapat tercapai,”
Dalam rekomendasi dan juga catatannya, Pansus menekankan pentingnya integrasi visi dan misi pembangunan daerah dengan kebijakan yang inovatif dan berbasis data, guna mencapai tujuan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat. Dengan demikian, keberhasilan implementasi RPJMD ini akan sangat bergantung pada komitmen dan kolaborasi semua pihak dalam mewujudkan visi "Temanggung untuk Semua”
Dalam rapat paripurna tersebut Ketua DPRD Yunianto memberikan apresiasi kepada panitia khusus dan juga tim penyusun serta instansi terkait yang telah melaksanakan pembahasan Ranwal RPJMD Tahun 2025-2029
"Kami menghargai seluruh upaya dan dedikasi yang diberikan dalam memastikan RPJMD ini sesuai dengan harapan masyarakat. Serta mengakomodasi kebutuhan pembangunan yang tepat sasaran,"
