Temanggung – DPRD Kabupaten Temanggung menggelar rapat paripurna degan agenda laporan hasil pembahasan RAPBD Kabupaten Temanggung TA 2026 oleh Komisi Komisi DPRD pada, Senin (17/11/2025)
“pemotongan Anggaran yang hampir mencapai 50 persen, namun demikian insya Allah fungsi pelayanan kepada masyarakat tidak akan mengalami kendala yang berarti beberapa anggaran yang dipangkas akan tetep berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Dedi pelapor Komisi C
Komisi C mendorong agar pemerintah daerah dapat melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi PAD serta pemanfaatan asset barang milik daerah agar dapat ditingkatkan.
Sejalan dengan hal tersebut Elynawati pelapor Komisi B menyampaikan bahwa pemerintah daerah perlu melakukan penajaman prioritas pembangunan serta beradaptasi dengan pendekatan yang lebih strategis, kreatif, dan efisien agar agenda pembangunan tetap berjalan dan pelayanan publik tetap berkualitas
“pemerintah daerah harus memperkuat efisiensi dan inovasi pengelolaan anggaran. Ini mencakup optimalisasi belanja operasional, digitalisasi layanan pemerintahan untuk menekan biaya administrasi, serta penerapan value for money dalam setiap proses perencanaan dan pengadaan. Reformasi birokrasi menjadi kunci agar setiap rupiah APBD memberi hasil maksimal,” imbuhnya
DPRD