TEMANGGUNG – Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Temanggung menerima massa aksi untuk menyampaikan aspirasi di depan Kantor DPRD Kabupaten Temanggung, Jumat (19/6/2026) sore
Aksi dimulai sekitar pukul 15.00 WIB. Terlihat sekitar lima orang menyuarakan aspirasinya di depan para wakil rakyat yang hadir untuk menemui secara langsung.
Pendemo menyampaikan berbagai keresahan terhadap sejumlah kebijakan pemerintah. Di antaranya terkait dampak program Makan Bergizi Gratis (MBG), isu dugaan peristiwa keracunan yang sempat menjadi perhatian publik di Temanggung, program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), kenaikan harga BBM hingga dorongan pengesahan UU Perampasat Aset.
Pendemo juga menyampaikan tuntutan dan kritik secara terbuka kepada DPRD Kabupaten Temanggung. Mereka meminta adanya tindak lanjut nyata terhadap berbagai persoalan yang mereka sampaikan.
Merespons hal ini, Ketua DPRD Kabupaten Temanggung, Yunianto, mengatakan, pihaknya telah mendengarkan secara langsung seluruh aspirasi yang telah disampaikan oleh pendemo.
Ia menegaskan, DPRD tetap membuka ruang dialog. Pihaknya juga siap menjadi penghubung aspirasi masyarakat kepada pemerintah di tingkat yang lebih tinggi.
“Kami mendengarkan dengan sungguh-sungguh seluruh masukan, kritik, dan saran yang disampaikan adik-adik mahasiswa. Apa yang menjadi aspirasi hari ini akan kami tindak lanjuti sesuai kewenangan yang ada,” ujarnya
Menurut Yunianto, DPRD sebelumnya juga memantau aksi mahasiswa yang berlangsung di Kantor Bupati Temanggung. Karena itu, sejumlah isu yang kembali disuarakan dalam aksi di DPRD dinilai menjadi perhatian bersama.
Atas hal ini, DPRD Temanggung mengambil langkah administratif. Yakni dengan meneruskan surat aspirasi kepada DPR RI dan pemerintah pusat sebagai bentuk tindak lanjut.
“Surat yang disampaikan teman-teman langsung kami teruskan ke DPR RI dan pemerintah pusat. Kami juga menunggu perkembangan selanjutnya,” katanya.
Meski demikian, Yunianto meminta masyarakat tetap aktif mengawal isu publik. Serta tidak berhenti menyampaikan aspirasi secara konstitusional.
“Kami berharap jangan bosan menyuarakan aspirasi. DPRD juga akan terus mendorong agar kebijakan yang lahir benar-benar berpihak kepada masyarakat,” tandasnya
DPRD